Kamu


Masih samakah kamu seperti yang dahulu

Kamu dengan mata coklatmu

Kamu dengan sikap manismu

Kamu yang baik hati

Kamu yang setia kawan

Kamu yang humoris

Dan kamu dengan dunia yang kau punya

Apakah kamu masih kamu yang dulu

Kamu dengan sakit  yang kau punya

Kamu dengan canda, tawa dan senyum mu yang membuatku ikut merasakannya

Kau datang di hari ku yang kelabu menawarkan warna pelangi yang paling indah untuk ku nikmati

Kau begitu dekat, teramat dekat tetapi tak bisa ku sentuh

Kau milik seseorang

Hatimu milik sahabatku

Tidak, aku tidak mencintai mu sebab mencintai harus pula memiliki, aku hanya menyayangimu terlalu dalam

Kau tau aku selalu memperhatikan tingkah lakumu, gerak gerik mu dan sikap mu dalam diam

Dan dalam diam pula aku menyayangimu

Aku sudah cukup senang dan bahagia menyayangi mu dengan caraku sendiri, diam seorang diri

Ya bahagia apa bisa  disebut bahagia tanpa kau pernah tau apa yang ku rasa, hingga jarak beribu-ribu kilometer memisahkan kita

Memisahkan kau dan aku tetapi aku masih setia dalam diam ku menyayangi mu

Apakah kau tau selama ini jatuh bangun dan tertatih ku melupan mu

Melupakan hari yang kita lewati bersama

Hingga aku berfikir aku telah benar – benar melupakan dan mengusir mu dari hati ku

Tetapi aku salah ketika kau datang berkunjung ke kota ku, ke kota kau kota kita dahulu

Kau telah menghancurkan benteng pertahananku lebur tak bersisa dengan beberapa jam mu di kota ini

Kau hebat susah payah aku bangun benteng itu dengan mengais-ngais kembali kepingan hatiku

Tapi saat ini kepingan itu tak bersisa dan lebih dari berkeping

Kau sudah melaju sanagat cepat, meninggalkan aku yang masih terjebak dengan masa lalu dan rasa tentang kamu

Ya rasa, rasaku yang tak pernah kau ketahui

Sesungguhnya aku tak pantas menyebut kita karena kau dan aku tak pernah menjadi satu kesatuan, kau dan aku tanpa kita

Sekarang aku tak punya apa-apa lagi selain hati yang hancur lebih dari berkeping

Semoga kau bahagia dengan pilihanmu, bahagia dengan gadismu

Itu doa dari orang yang yang hati dan pikirannya masih untuk mu, sayang

Tanpa pernah kau ketahui

*Entah ini namanya galau atau sejenisnya tapi ini curahan hati ku untuk mu R.A

Tertanda,

Yasinta atau kau lebih suka

memanggilku dengan Sin 🙂

 

 

 

Iklan
Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: