Dari Hati


images (2)

Untukmu yang memburam dari angan
Untukmu yang memudar dari rengkuhan
Untukmu yang masih berupa angan
Untukmu yang tak ada dalam nyata milikku

 

Desahan nafas yang berhembus
Angin yang masuk melalui cela-cela
Membawa harum tubuhmu
Menggelitik, merasuk jiwa

 

Untukmu yang selalu ku rapal namamu dalam doa
Untukmu yang memberi senyum
Untukmu yang memberi tawa
Setia menanti

 

Senja hadir dalam seburat jingga
Setia pada langit yang memudar
Aku teronggok disudut hati
Menanti angin meniupkan hembusan nafas
Membawanya pergi dan terjatuh padamu

 

Suara hati menjerit
Namun kelu diujung bibir
Sulit terucap namun menggebu-gebu
Menerka-nerka dalam sanubari jiwamu

 

Logika berbicara dan idealisme mengalah
Angan terbang melambung namun nyata menyadarkan
Disisiku namun tak tergapai
Kau dan Aku tanpa kita

heartenvelope

untukmu yang setia berkelebat dalam hati

menghantui pikiran namun tak bisa digenggam , sebelah pihak
semoga kau membaca surat ini dan mengerti maksudku

salam penuh harap,

yasinta dea erasseptiani 🙂

Iklan
Categories: you've never read | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: