you’ve never read

Baru


Bayangmu tak lagi mengikuti

Terhempas realita

Sosokmu tak lagi berkelebat dalam otakku

Kau musnah, bersama hari lalu

 

Tak terdengar lagi sedu sedan suaruamu

Tak terlihat lagi batang hidungmu

Tak tercium lagi harum ragamu

Kau hilang tertelan pekatnya sunyi

 

Kini, hanya pelangi di depanku

Tak ada lagi badai

Tak ada lagi rintik hujan yang mengiring

Dan kini hanya matahari yang ada

 

teruntukmu yang tak lagi menjadi mimpi indahku.

selamat menyongsong hari baru bersama gadismu.

tertanda,
Yasinta Dea E.

Iklan
Categories: you've never read | Tinggalkan komentar

Mas


maddox

Mas..namamu meracau  otakku
Suaramu menghunus alam sadarku
Membawa aku melayang diantara gumpalan awan putih
Dan ketika aku terbangun, aku  terpelanting jatuh ke bumi

 

Mas..kamu masih bayang-bayang
Hitam, putih, dan abu-abu ragamu
Mas..aku menggila
Karena tak kunjungku temukan sosokmu

travis

Mas..kamu masih setia menjadi khayal
Yang tak tahu kapan menjadi nyata
Kamu magnetku untuk melangkah maju, walau kau masih samar
Mas..aku menunggu waktu berpihak untuk kau dan aku

holding_hands_01_by_sovislis-d5flp1c

*Terinpirasi dari tulisan Rose at The Second Sight

 

Untuk Masku yang entah ada dimana,
pasangan tulang rusukku.
If u’r my soulmate I’ll call u Mas cause Mas for me is sexiest call

tertanda,
Yasinta Dea Erasseptiani

Categories: you've never read | Tinggalkan komentar

Berbeda


images (1)

Engkau yang memudar dalam angan

Engkau yang terjarak dalam realita

Engkau yang berupa imaji

Harapan dan realita bersilang jalan

 

Dekat namun tak tergapai

Ada namun tak terdekap

Menjelma dalam kelam

Memupus semua khayal

 

Berdiri tegak melawan angin

Angkuh tak terbantah

Kabut tipis yang menjaga

Namun mampu menghalang

 

Dunia tak lagi berkonspirasi

Tak lagi berpijak pada galaksi yang serupa

Kau tak lagi di sana

Kau bermetafora, asing …

45 menit saat Try Out Sosiologi akan usai.

Tertanda,

yang melihatmu dalam jarak walau jarak tak berjarak….

Y.D.E.

Categories: you've never read | Tinggalkan komentar

Membumbung Angan


Membias dalam angan

Mencipta imaji

Membumbung angan

Realita menghempas

Disini mencipta rindu

Setia, hingga langit memudar senja

Teronggok sunyi

Kau masih bayang imajiner

Merengkuh angin, sia-sia

Jarak yang bicara

Nyata nelangsa

Masih dengan setia

Long-Distance-Relationship-Engagement-Wedding-Planning-14

Beberapa menit sebelum

Pelajaran Agama Islam usai.

teruntuk sahabat yang merindu kasihnya dalam jarak

kau tetap ceria Astrid Anggita.

Yasinta Dea Erasseptiani 🙂

Categories: you've never read | Tinggalkan komentar

Dari Hati


images (2)

Untukmu yang memburam dari angan
Untukmu yang memudar dari rengkuhan
Untukmu yang masih berupa angan
Untukmu yang tak ada dalam nyata milikku

 

Desahan nafas yang berhembus
Angin yang masuk melalui cela-cela
Membawa harum tubuhmu
Menggelitik, merasuk jiwa

 

Untukmu yang selalu ku rapal namamu dalam doa
Untukmu yang memberi senyum
Untukmu yang memberi tawa
Setia menanti

 

Senja hadir dalam seburat jingga
Setia pada langit yang memudar
Aku teronggok disudut hati
Menanti angin meniupkan hembusan nafas
Membawanya pergi dan terjatuh padamu

 

Suara hati menjerit
Namun kelu diujung bibir
Sulit terucap namun menggebu-gebu
Menerka-nerka dalam sanubari jiwamu

 

Logika berbicara dan idealisme mengalah
Angan terbang melambung namun nyata menyadarkan
Disisiku namun tak tergapai
Kau dan Aku tanpa kita

heartenvelope

untukmu yang setia berkelebat dalam hati

menghantui pikiran namun tak bisa digenggam , sebelah pihak
semoga kau membaca surat ini dan mengerti maksudku

salam penuh harap,

yasinta dea erasseptiani 🙂

Categories: you've never read | Tinggalkan komentar

Tak Terucap


Dunia seakan berkonspirasi

Dua belas tahun, namun biasa

Penghujung masa putih abu

Menggerayapi seluruh nadi

 

Berdetak tak beraturan

Lengkung bahagia tercipta

Dunia tak lagi monoton

Dunia tak lagi putih, hitam dan abu-abu

 

Kau serupa pelita

Menerangi setiap langkah kehidupan yang dicecap

Membimbing menuju perahu, mengaruhi semesta

Melihat keindahan yang ditawarkan

 

Namun semu

Khayal tersisa

Luka menganga

Semesta tak berucap

Menari bersama pilu

untukmu yang telah membuatku diam-diam jatuh hati padamu

saat dunia benar-benar berkonspirasi untuk menyadarkan aku

bahwa aku memiliki rasa untukmu namun baik kau dan aku tak berucap

sincerly :
Yasinta Dea Erasseptiani

Categories: you've never read | Tinggalkan komentar

Blog di WordPress.com.